JalanPasarbaru, Pesisir Selatan-Alahanpanjang, Kabupaten Solok, pembangunannya akan segera terealisasi. Untuk diketahui, jalan Alahanpanjang tembus Bayang Pessel itu memili jarak 44 kilometer. Sementara jalan yang sudah selesai 34 kilometer atau masih kurang 10 kilometer lagi. Jarakdari Kantor Wali Nagari ke Ibukota Kecamatan adalah 4 kilometer, ke Painan 97 kilometer dan ke Kota Padang 174 kilometer. Adabanyak tempat wisata di Pesisir Selatan, Sumatera Barat yang wajib kamu kunjungi. Apalagi Pesisir Selatan (Pessel) dengan ibukota Painan merupakan kabupaten terluas ke-dua di Sumbar dan hanya terpaut jarak sekitar 79,4 kilometer dari arah Kota Padang. Vay Tiền Nhanh. Diracuni’ seorang teman backpacker dari Padang, saya dan lima teman backpacker dari Pekanbaru tergoda melakukan perjalanan ke Tarusan. Masih bagian dari Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Tarusan adalah sebuah kecamatan dengan wilayah sangat luas. Perjalanan lewat coastal road dari Kota Padang ke Tarusan makan waktu kira-kira dua jam. Sepanjang perjalanan, mata disuguhkan dengan pemandangan pesisir yang indah. Perpaduan panorama pantai dan perbukitan, dengan spot air terjun di beberapa wilayah, merupakan suguhan wisata yang coba ditawarkan pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kepada wisatawan yang berkunjung. Tarusan termasuk di dalamnya. Niat saya bersama teman-teman adalah melakukan camping terakhir sebelum masuk bulan Ramadan – yang praktis meniadakan kegiatan jalan-jalan. Selesai mengurus beberapa persyaratan administrasi camping, kami melanjutkan perjalanan menuju Puncak Mandeh. Kondisi jalanan berkelok-kelok menuju Puncak Mandeh. Beberapa bagian telah diaspal sehingga melancarkan perjalanan kami menuju lokasi. Satu hal yang harus diingat, saat menuju puncak sebaiknya kecepatan kendaraan tetapi stabil di 20 kilometer per jam, sebab jalanan curam dan di kanan-kiri terdapat jurang. Melihat badan jalan yang tidak terlalu lebar, kendaraan akan kesulitan saat harus berpapasan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Puncak Mandeh lumayan terawat. Sangat lapang dan muat untuk parkir puluhan kendaraan bermotor. Datanglah saat bukan musim liburan, seperti yang kami lakukan. Juga saat tidak musim hujan, dengan begitu kita akan lebih leluasa menikmati panorama dari Puncak Mandeh. Dari puncak, wisatawan dapat melihat kampung nelayan dan penduduk yang sedang beraktivitas, jejeran kapal besar pencari ikan teri yang sedang sandar atau buang sauh tak jauh dari kampung, dan suguhan menarik gugus pulau yang menjorok ke Samudera Hindia. Beberapa teman mengatakan, sangat mirip dengan yang ada di Raja Ampat, Papua. Kami sangat beruntung karena cuaca sangat bersahabat, membuat Tarusan semakin berkilau dengan hamparan biru air laut dan langitnya. Setelah melepas penat sembari menikmati hidangan khas Tarusan, perjalanan kami lanjutkan menuju Pantai Batu Kalang tempat kami akan mendirikan tenda dan melanjutkan sisa waktu jalan-jalan kami. Enaknya melakukan perjalanan wisata di Sumatera Barat adalah lokasi wisata yang jarak mudah dijangkau. Antara spot satu ke spot lain lumayan dekat, tak terkecuali jarak dari Puncak Mandeh ke Pantai Batu Kalang. Perjalanannya hanya makan waktu setengah jam. Tiba di lokasi, kami parkir dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke lokasi Jaraknya sekitar satu-dua kilometer dan kami disuguhkan pemandangan laut lepas sepanjang perjalanan. Kami juga bisa melihat nelayan sekitar dan kegiatan mereka menjelang Ramadan. Tontonan menarik yang sayang untuk dilewatkan dan ingin kami abadikan sebagai oleh-oleh dari Tarusan. Sampai lokasi, kami tidak bergegas mendirikan tenda. Suguhan menarik yang ditawarkan Pantai Batu Kalang seakan menghipnotis kami untuk bermain-main sejenak dengan birunya laut dan mengekplorasi panjang pantai. Pantai tersebut cantik, landai, dan jarak dari bibir pantai ke laut sangat dekat. Kumpulan batu karang yang menjadi rumah biota laut atau ikan-ikan kecil sangat mudah dijumpai. Selain snorkeling, menyelam, hunting sunrise, dan susur pantai, kegiatan island hopping sepertinya bisa juga dilakukan di wilayah ini. Tinggal kemauan kita saja berkomunikasi dengan warga sekitar, lalu menyewa perahu mereka. Selain itu, kita juga bisa mencoba mendaki bukit di dekat pantai untuk melihat matahari terbit. Selain Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan yang beribu kota di Painan juga terkenal dengan objek wisata Jembatan Akar, Air Terjun Bayang Sani, berbagai wisata pantai, dan wisata ke Pulau Pagang dan Sikuai. Tak usah takut berkomunikasi dengan warga sekitar, karena mereka ramah sekali. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan ke Pesisir Selatan, carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang daerah tersebut. Jika mungkin, cobalah menjalin hubungan dengan orang-orang yang kenal betul wilayah Pesisir Selatan. Sebab untuk masuk ke beberapa kawasan, izin administrasi mutlak dimiliki. PADANG - Jalan sepanjang 44 kilometer yang menghubungkan dua daerah di Provinsi Sumatra Barat, yakni Kabupaten Solok dan Kabupaten Pesisir Selatan, diperkirakan rampung jalan itu nantinya akan memberikan dampak perekonomian yang positif antar dua daerah itu, karena memiliki potensi pertanian dan perikanan yang bisa diangkut dengan jarak tempuh yang cukup Solok tepatnya di Nagari/Desa Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, merupakan kawasan Sentra Bawang Merah di Sumbar serta di daerah Solok itu juga merupakan daerah penghasil beras juga di daerah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan daerah penghasil ikan laut segar yang cukup besar di Sumbar. "Jadi keberadaan jalan baru itu dapat menghubungkan perekonomian masyarakat petani antara dua daerah," kata Wakil Gubernur Sumba Nasrul Abit, Kamis 10/9/2020.Dia menjelaskan selama ini untuk mengangkut hasil panen bawang merah dan penjualan beras di Kabupaten Solok harus melewati Kota Padang dengan jarak tempuh mencapai 120 kilometer. Tapi bila nanti jalan baru itu bisa dilewati maka jarak tempuh menuju Kabupaten Pesisir Selatan hanya 44 Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat melihat perkebunan bawang putih di Kabupaten Solok sebelum adanya Covid-19./Bisnis-Noli HendraAdanya jalan itu memangkas jarak tempuh sekitar 80 kilometer. Dengan demikian bila nelayan di Pesisir Selatan membawa ikan laut segar ke Solok tidak mengurangi kesegaran juga sebaliknya, sayur-sayuran yang ada di Kabupaten Solok juga akan masih terlihat segar bila dibawa ke Pesisir Selatan. Padahal selama ini kedua daerah ini sulit terhubung, karena belum adanya jalan yang dapat memberikan jarak tempuh yang lebih dekat ketimbang harus melewati Kota menyebutkan hingga Maret 2020 jalan itu telah tuntas di aspal sepanjang 21,8 kilometer dan masih tersisa 22,2 kilometer lagi. Selama ini anggaran yang digunakan untuk mengerjakan jalan itu, melalui APBN dan APBD Pemprov Sumatra Barat."Masih butuh waktu untuk menyelesaikan pembangunan jalan itu karena ada beberapa titik yang belum diaspal karena terkendala kawasan hutan margasatwa, dan kini hal ini masih diurus ke KLHK," jelas supaya jalan itu bisa tuntas dikerjakan setidaknya dibutuhkannya anggaran sekitar Rp70 miliar lagi dengan demikian pada 2021 mendatang jalan tersebut bisa itu Kepala Dinas PU Sumbar Fathol Bari menambahkan lokasi pembangunan jalan itu sifatnya merupakan izin prinsip pinjam pakai yang sudah diperoleh dari Kementerian menjelaskan ruas jalan itu sudah mulai dibangun sejak 2008 lalu. Dikarenakan adanya beberapa titik jalan yang masuk kawasan hutan lindung, sehingga belum semua jalan yang kini telah mulus di aspal."Jadi kalau datang dari arah Pesisir Selatan Bayang itu jalannya sudah di aspal. Nah akan menemukan beberapa titik jalan yang masih belum bisa dilakukan pengerasan dan juga membuka jalan, dan itu adalah kawasan hitung lindung," sebut melihat keberadaan jalan itu nantinya akan memberikan banyak manfaat terutama untuk perekonomian masyarakat petani dan nelayan di dua daerah tersebut. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

jarak padang ke pesisir selatan